Jalan-jalan ke Bandung

On Bandung Distro

On Bandung Distro

Guys, hari Jumat-Sabtu (15-16 Januari 2010) kemarin saya bersama 4 teman saya (Valdo, Okta, Fadil, Akbar) baru saja jalan-jalan ke Bandung. Bukan jalan-jalan royal, tapi lebih tepat disebut backpacking. Di tulisan ini akan saya ceritakan sedikit pengalaman saya di Bandung dan saya lampirkan beberapa link menuju informasi untuk pembaca yang berencana pergi ke Bandung, khususnya teman-teman dari Jakarta.

Kami berangkat dari kos-kosan (Jurangmangu, Tangerang) menuju Stasiun Gambir hari Jumat pada pukul 14.30. Sengaja kami berangkat awal karena menurut informasi jadwal, kereta api Jakarta-Bandung Parahyangan, akan berangkat pukul 16.30. Jadwal kereta api Jakarta-Bandung bisa kalian buka di sini.

Kami berangkat dengan menggunakan angkot menuju Cipulir, dan dari Cipulir menuju Gambir dengan menumpang Bus AC 44. Total biaya yang dikeluaran adalah 10.000 rupiah, terdiri dari 4.000 ongkos angkot dan 6.000 ongkos Bus.

Di Gambir kami sampai tepat waktu, sekitar jam 16.10, kami langsung membeli tiket dan ternyata kereta api Parahyangan sudah kehabisan tiket duduk, terpaksa kami membeli tiket berdiri yang notabene harganya sama dengan tiket duduk. Kami beli seharga 30.000 rupiah per orang. Perjalanan Jakarta-Bandung cukup nyaman walupun kami tidak mendapatkan tempat duduk. Kami bisa duduk-duduk di lantai di gerbong paling belakang. Perjalanan berlangsung selama 3 jam.

Kami sampai di Stasiun Bandung pukul 8 kurang. Kami langsung sholat dan menuju daerah pertama kami untuk dijelajahi, Cihampelas. Cihampelas sendiri merupakan daerah di mana terdapat banyak Distro / Factory Outlet (FO). Di sana terdapat CiWalk, yang merupakan pusat perbelanjaan dan tempat yang lumayan asyik untuk jalan-jalan.

Tunggu dulu, sebelumnya bakal di mana kami tidur? Nah, itu juga kami belum tahu. Kami hanya bermodalkan nekat, mencari mesjid, pom bensin, atau kantor polisi untuk kami menumpang tidur. Beruntung, kami menemukan mesjid yang cukup besar, Mesjid Raya Cipaganti, di daerah dekat Cihampelas. Setelah sempat panik karena tidak diperbolehkan menginap, akhirnya kami bisa bernafas lega karena akhirnya kami diperbolehkan menginap dengan gratis, tentunya kami berikan uang rokok untuk penjaganya sebagai ungkapan terimakasih.

Pagi harinya, pukul 07.00 kami mulai perjalanan kami jalan-jalan di daerah Cihampelas. Sayangnya distro dan FO baru dibuka pukul 09.00, maka kami sempatkan untuk jalan-jalan sembari menikmati udara pagi Bandung. Satu hal yang saya rasakan, bahwa Bandung itu tidak terlalu dingin. Hanya saja suhu akan terasa betul-betul dingin pada saat tengah malam, sekitar jam 12 ke atas. Yang jelas masih lebih segar dari pada udara di Jakarta.

Kami sarapan dengan Kupat Tahu, lumayan enak dan mengenyangkan, harganyapun murah, hanya 4.000 rupiah per porsi. Setelah puas jalan-jalan, melihat banyak distro mulai dibuka, kami pun memulai acara utama: hunting barang distro Bandung yang terkenal keren dan eksklusif.

Dari berbagai distro yang kami kunjungi, yang paling membuat saya betah ada di distro Skaters, karena di sana banyak barang-barang yang didiskon pukul rata 50%. Tentu saja itu surganya pengunjung dengan budget terbatas seperti saya, sayang saya tidak menemukan barang yang cocok di situ, dan saya memutuskan mencari di tempat lain. Barang yang di jual di distro antara lain kaos, jaket, cardinal, sweater, hoody, jeans, tas, sepatu, dompet, hingga topi dan ikat pinggang. Kebanyakan dipatok denga harga cukup mahal. Contohnya, kaos bisa mencapai 75.000 per item, jaket 150.000 per item, bahkan ada sepatu dengan harga 750.000, sungguh-sungguh mahal. Namun distro-distro tersebut menjamin bahwa desain barang distro tidak akan ada yang meniru, eksklusif hanya untuk distro tersebut.

Lost in Bandung

Lost in Bandung

Kami pun menuju CiWalk, yan merupakan singkatan dari Cihampelas Walk. Tapi ternyata hingga jam 10an masih sepi, sehingga kami memutuskan untuk langsung menuju tujuan kedua kami, Trunojoyo.

Di Bandung kami menggunakan angkot untuk mengakomodasi perjalanan kami. Tentu saja sebelumnya kami telah mencari informasi jalur angkot di Bandung. Informasi tersebut bisa dilihat di sini. Kami juga sempat mendownload peta Bandung, yang bisa dilihat di sini, atau versi flashnya di sini.

Tujuan kami berikutnya, Trunojoyo, tidak berbeda jauh dengan Cihampelas, yaitu merupakan pusat distro / FO. Yang membedakannya adaah di Trunojoyo jauh lebih banyak distro yang tersedia dari pada di Cihampelas, dan suasananya pun lebih sepi sehingga sangat cocok untuk maniak barang distro. Hampir di setiap ruas jalan Trunojoyo ada distro. Kami pun memuaskan hasrat belanja kami dengan membeli barang distro yang cocok. Saya sendiri dengan budget terbatas, hanya membeli tas merk Demochist, itu pun seharga 140.000, lumayan mahal.

Ternyata jalan-jalan di Trunojoyo membuat kami kecapaian, sehingga tujuan kami berikutnya, ITB terpaksa kami batalkan untuk tidak dikunjungi. Mungkin di kunjungan kami ke Bandung berikutnya akan kami kunjungi. Kami pun makan siang di dekat Bandung Indah Plasa (BIP) yang memang dekat dengan daerah Trunojoyo.

Kami putuskan untuk langsung menuju Stasiun Bandung untuk langsung pulang ke Jakarta. Dan memang uang kami sudah banyak terkuras untuk membeli barang-barang distro. Jam menunjukan pukul 2 sore, dan kereta baru berangkat pukul 5 sore, kami pun memutuskan untuk menunggu kereta di stasiun.

Tiket pulang ke Jakarta ternyata lebih murah dari tiket berangkat, hanya 25.000 rupiah, dan yang lebih penting adalah kami bisa duduk dengan nyaman. Kami pun pulang ke Jakarta dengan perasaan lelah tapi puas. See you again Bandung!

About these ads

9 Comments

Filed under hobby, my journey

9 responses to “Jalan-jalan ke Bandung

  1. bu menteri tadi meresmikan gedung baru. saya belum buat tulisannya..

  2. sabri

    Boleh bantu saya utk jadi guide krn saya akan ke jakarta

  3. rooly

    buat kartu kredit (credit card) dan kredit tanpa agunan (persona loans): Syarat-syarat: (KARTU KREDIT)
    Kartu Kredit

    FASILITAS KARTU KREDIT UOB Buana ANDA
    Luas diterima di seluruh Dunia

    Kartu Kredit UOB Buana Anda dapat digunakan sebagai alat pembayaran di lebih dari 24 juta tempat transaksi dan diterima di 150 negara.

    Fasilitas Kredit

    Anda hanya perlu membayar 10% dari total tagihan Kartu Kredit UOB Buana atau minimal Rp 50.000,-.

    Kredit Tanpa Bunga

    Anda dapat menikmati fasilitas kredit tanpa bunga dengan jangka waktu antara 14-45 hari, yaitu mulai dari saat Anda melakukan transaksi belanja sampai dengan tagihan kartu kredit jatuh tempo.

    UOB Buana One Bill

    Anda dapat melakukan pembayaran rutin bulanan seperti telpon, ponsel, dll. melalui kartu kredit Anda.

    Auto Pay

    Apabila Anda memiliki rekening UOB Buana, Nikmati fasilitas Auto Pay secara gratis dengan memberikan instruksi secara tertulis untuk mendebit rekening Anda setiap bulan pada saat tanggal jatuh tempo tagihan kartu kredit. Anda dapat memilih untuk pembayaran full payment atau minimum payment (10 % dari total tagihan).

    Perlindungan Credit Shield

    Perlindungan keuangan dari kewajiban melunasi tagihan Kartu Kredit Anda dengan membayar premi 0.35 % dari saldo tagihan Anda apabila terjadi kecelakaan atau sakit yang mengakibatkan meninggal dunia. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.

    Gratis Asuransi Perjalanan

    Asuransi perjalanan cuma-cuma untuk setiap pembelian tiket dengan Kartu Kredit UOB Buana. Jumlah pertanggungan untuk Kartu Classic sebesar Rp 100 juta dan Kartu Gold Rp 300 juta. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.

    Gratis Asuransi Ketidaknyamanan

    Khusus untuk kartu Gold, untuk setiap pembelian tiket dengan menggunakan Kartu Kredit UOB Buana. Anda akan memperoleh penggantian apabila terjadi keterlambatan pesawat, keterlambatan penerbangan lanjutan, keterlambatan bagasi ataupun kehilangan bagasi. Sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku pada UOB Buana.
    Kenyamanan Perjalanan Ke Luar Negeri

    *
    Kartu Kredit UOB Buana menggunakan nilai tukar yang sangat bersaing untuk transaksi di luar negeri.
    *
    Pembayaran paket liburan ke luar negeri dapat Anda cicil melalui fasilitas Flexi Pay.

    Flexi Pay

    Nikmati kemudahan dan kenyamanan fasilitas pembelian barang dengan cara mencicil. Anda dapat memesan produk tersebut sesuai yang tersedia dalam katalog atau brosur yang berlaku.

    Merchandising Service

    Nikmati berbagai penawaran barang-barang yang menarik dari brosur dan katalog dengan beraneka ragam pilihan. Manfaatkan juga cicilan Kartu Kredit UOB Buana untuk barang yang Anda pilih.

    UOB Buana Rewards

    Setiap Rp 1.000,- transaksi belanja Kartu Kredit UOB Buana Anda akan mendapatkan 1 poin UOB Buana Rewards. Kumpul dan tukarkan dengan hadiah yang tersedia pada Katalog UOB Buana Rewards.

    Special Offers

    Nikmati berbagai penawaran khusus dari merchant-merchant Kartu Kredit UOB Buana di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari hotel, restaurant, café, spa sampai dengan tempat berbelanja.

    JARINGAN LAYANAN
    ATM UOB Buana

    Dapat digunakan untuk menarik uang tunai. Batas maksimal pengambilan tunai adalah 40% dari kredit limit Kartu Kredit Anda.

    ATM VISA Plus

    Kartu Kredit UOB Buana dapat digunakan di seluruh ATM di dunia yang mencantumkan logo VISA dan atau PLUS untuk pengambilan uang tunai.

    Real Time On Line Payment

    Pembayaran Kartu Kredit UOB Buana melalui ATM UOB Buana yang akan langsung menambah jumlah kredit limit Anda sejumlah yang Anda bayarkan, walau dihari libur sekalipun.

    UOB Buana Call Center

    Segala macam informasi mengenai Kartu Kredit UOB Buana, dapat langsung Anda ketahui dengan menghubungi layanan 24 jam UOB Buana Call Center di 14008 atau (62 21) 23 55 9000.
    untuk pengajuan hubungi
    chairul sarto utomo
    asm Dewi ika
    UOB BUANA JL JEND SUDIRMAN NO 131
    SEMARANG,50000
    VIA SMS 085859467928

  4. kasih jalan di bandung yang anti razia dong..
    jalan pintasnya gitu

  5. mantap atuh artikelnya,,
    atur nuhun akang

  6. bandung memang ngga ada matinya buat jalan-jalan… seru!

  7. bagus artikelnya .. :D
    btw masih suka nulis tentang Bandung ?

  8. Wah enknya mbolang ke Bandung :(

  9. Jadi pingin ke Bandung nih :P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s